Diskualifikasi Merpati Player
Diskualifikasi Merpati Player
Hendaknya bagi joki/penggeber lomba sangat memperhatikan soal peraturan lomba karena kesalahan sekecil apapun akan berdampak sangat fatal dan itu sungguh kerugian yg nyata nyata pahit untuk itu di sarankan bagi joki/penggeber membaca aoal peraturan lomba lebih seksama agar kita bisa terhindar dari kesalahan yg berakibat fatal karena di lapangan joki penggeber yg masuk kekalangan dan ikut berpartisipasi dalam lomba di anggap sudah mengetahui soal perturan dan tata tertib nya dan siap dengan segala konsekuensi nya.

Melanjutkan Episode 1 ,Episode 2 dan Episode 3 PERATURAN LOMBA MERPATI TINGGI KOLONG BEBAS NASIONAL 2018 episode kali ini membahas prihal diskualifikasi merpati dengan ketentuan ketentuan sebagai berikut;
Ilustrasi gambar burung sisa 5 beda team/joki/pemilik, sesuai peraturan apa bila jumlah merpati yg tersisa berjumlah ganjil maka
team/joki/pemilik yg memiliki jumlah lebih banyak berhak mendapatkan Jokker (bye)
1.Merpati tidak masuk kolong atas maupun kolong/link/geber/pembatas lingkaran bawah yg telah di tetapkan oleh pihak panitia penyelenggara
di nyatakan diskualifikasi.
2.Merpati yg masuk kolong atas namun jatuh diluar link/geber/garis bawah pembatas arena walau salah satu anggota badannya nempel penbatas di dinyatakan gugur/diskualifikasi, Bagi merpati yg salah satu anggota badannya nempel di pembatas namun jatuh nya di dalam di anggap lolos.
3.Merpati lomba di anggap lolos ke babak selanjutnya jika masuk kolong atas turun dan hinggap sepenuhnya di dalam lingkaran
link/geber/garis pembatas arena, Jika datang dan turun bersama lawan harus jatuh di landasan terlebih dahulu mendahului lawan duelnya.
4.Dianggap masuk kebabak berikutnya bagi merpati yg masuk kolong atas jatuh di dalam link/geber/pembatas lingkaran bawah dengan mendahului lawan duelnya atau turun sendirian tanpa lawan walaupun mental/tergelincir keluar arena.
5.Merpati peserta lomba diganti/dirubah atau hilang di diskualifikasi.
6.Diskualifikasi juga jika membasahi merpati yg di ikut sertakan dalam lomba meliputi badan/sayap secara berlebihan dengan sengaja untuk membuat terbang rendah. kecuali membasahi bagian kaki.
7.Merpati yg bermasalah dalam kepemilikan atau pemilik membeli dari orang lain dan pemilik pertama mengetahui dan menemukan disaat merpati dalam menjalani lomba merpati tersebut di diskualifikasi. kecuali pemilik pertama merelakan serta membolehkan untuk melanjutkan lomba.
8.Merpati dalam kondisi berubah warna atau dalam sengketa kepemilikan dilarang atau tidak di diperbolehkan mengikuti lomba.
9.Apabila merpati terbang dan datang sendirian atau mendahului lawan duel nya dengan rentang jarak lebih dari 5 meter kemudian joki merpati yg di belakang ikut bersama menglepek/menggeber bermaksud dan bertujuan untuk mengganggu/menggagalkan atau menggugurkan (berlaku curang) agar lawan tidak masuk kolong dengan melakukan gerakan gerakan yg di anggap tidak sportif seperti nglepek/nggeber di bawah pinggang di nyatakan DISKUALIFIKASI dan meskipun merpati yg di depan atau yg datang sendirian gagal tidak ngolong di anggap masuk ke babak berikutnya. kecuali warna merpati sama serta joki samar mengenali merpati nya boleh menggeber bersama asal SPORTIF.
10.Jika dalam kondisi joki samar karena warna merpati sama maka kedua joki diperbolehkan menglepek/menggeber bersama asal berusaha memasukkan merpati ke kolong dan dengan cara yg sportif maka yg kalah tetap di nyatakan gugur.
11.Apabila burung datang 1 (sendirian) dan penggeber sangsi itu burung siapa maka di perbolehkan menggeber bersama sama asal sportif dan bermaksud memasukkan burung ke kolong, namun apabila wasit menganggap joki yg ikut menggeber ternyata burung tersebut bukan milik nya dan dengan cara menggeber yg tidak sportif joki tersebut di DISKUALIFIKASI dan burung yg di depan di anggap lolos ke babak berikutnya walau pun gagal ngolong.
12.Merpati di larang diganti namanya atau bergabung dengan team lain dan merubah kartu peserta lain ketika sudah memasuki babak sistem
gugur (babak kedua).
13.DISKUALIFIKASI bagi merpati yg sudah masuk babak kualifikasi (penyisihan) tapi di ganti dengan merpati lain yg bukan semestinya dan
sangsi berat dijatuhi atas kecurangan tersebut bagi joki/pemilik adalah KARTU HITAM.